MASYARAKAT SAYAMBONGIN PERTANYAKAN PERAN CAMAT NAMBO, HAMPIR DUA BULAN PASCA MEDIASI AIR BERSIH SAYAMBONGIN TANPA KEJELASAN
DIPANUSANTARA.ID – BANGGAI, Hampir dua bulan tanpa kejelasan perkembangan rehabilitasi jaringan air bersih Desa Sayambongin, Masyarakat Desa sayambongin kembali mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pelayanan dasar masyarakat tersebut. Rabu, (02/09/26)
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Banggai melalui Dinas PUPR itu hingga kini masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat. Fathur Rahman Djalil yang biasa di sapa Bang Djalil menilai, masyarakat berhak mengetahui secara terbuka status pekerjaan, kendala yang dihadapi, serta kapan rehabilitasi tersebut benar-benar memberikan manfaat.
Sorotan juga diarahkan kepada Camat Nambo.
Menurut Bang Djalil, Camat memang bukan pelaksana teknis proyek. Namun, sebagai pemerintah kecamatan, sejauh mana Camat Nambo telah menjalankan fungsi koordinasi dan mediasi dengan Dinas PUPR untuk memastikan persoalan masyarakat Sayambongin mendapatkan kepastian?
“persoalan ini sudah pernah dilakukan mediasi di tingkatan kecamatan, namun sampai dengan hari ini masyarakat belum menerima sejauh mana progres daripada penyelesaian air bersih ini. mengapa persoalan pelayanan dasar ini dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian?” tegas Bang Djalil.
Ia meminta Pemerintah Kecamatan Nambo tidak berhenti pada koordinasi secara administratif, tetapi mendorong adanya jawaban konkret dan target penyelesaian yang jelas.
“Jangan biarkan masyarakat terus menunggu. Ini kebutuhan dasar, bukan persoalan yang bisa dibiarkan tanpa kepastian,” ujarnya.
Kini, masyarakat menunggu penjelasan dari Dinas PUPR Kabupaten Banggai dan Pemerintah Kecamatan Nambo: apakah rehabilitasi air bersih Sayambongin masih berjalan, mengalami kendala, atau justru tidak memiliki kepastian penyelesaian?
Anggaran publik harus melahirkan pelayanan publik. Dan masyarakat berhak mendapatkan kepastian atas keduanya.